INILAH 3 TOKOH PEWAYANGAN DENGAN KISAH BUCINNYA YANG PERLU KALIAN TAHU.

Sumber: https://manispahit.files.wordpress.com  

 Halo sobat, gimana sih rasanya mempunyai cinta kepada seseorang dengan sepenuh hati, pasti rasanya luar biasa, setiap waktu dan tempat terkadang pikiran melayang tertuju pada dambaan hati, ya kan?, ada orang yang mengganggu saja rasanya amarah dan kecemburuan datang mengambil alih pikiran dan hati, nah begitupun dengan tokoh pewayangan, mungkin yang sering kita tahu adalah tokoh pewayangan menceritakan mengenai perang, konflik, dan pembahasan yang tidak terikat oleh rasa cinta, namun kali ini kita akan mengupas sedikit kisah mengenai tokoh pewayangan dengan rasa bucin luar biasa, yang mungkin belum pernah kita ketahui sebelumnya.

Berikut 3 tokoh pewayangan dengan kisah cintanya :

1.Petruk "Remuk badan demi kekasih tercintanya."

                Petruk merupakan tokoh pewayangan yang masuk dalam kelompok Punakawan, yang mungkin kita ketahui bahwa Punakawan memiliki kisah jenaka dan penuh dengan nilai-nilai kehidupan, namun siapa sangka nih sobat, kalau Petruk juga memliki kisah cintanya loh.

Suatu hari Prabu Kresna menjanjikan kepada Petruk bahwa ia akan menikahkan Petruk dengan putrinya yang bernama Dewi Prantawati, ketika Dewi Prantawati sudah dewasa, Petruk menagih janji kepada Prabu Kresna, karena mengingat dulu Prabu Kresna menjanjikan pernikahan itu, namanya juga sudah percaya diri, ya kan.

Sumber: Pinterest

Namun yang didapatkan oleh Petruk adalah jawaban yang menyayat hati, pahit lebih dari kopi

“Dewi Prantawati akan dinikahkan dengan Raden Lesmana”

Sudah menunggu lama, dan akhirnya mendapatkan jawaban sepeti itu jelas membuat Petruk marah besar, meskipun Petruk tahu bahwa Prabu Kresna adalah seorang pimpinan, namun seharusnya tidak sesuka hatinya dan ingkar janji. Namun Protes yang dilakukan Petruk dianggap lancang, karena dianggap tidak mematuhi pimpinan.

Nah sobat, Petruk kemudian dihajar habis-habisan oleh Kurawa dan menyelamatkan diri ke hutan Wanapringga, di hutan Wanapringga Petruk bertemu dengan Gandarwa Raja Swala yang akhirnya Petruk dibantu dengan mengubah wujudnya menjadi ksatria Bambang Sukma Ngelembara, dengan tampang yang gagah, Bambang Sukma mendekati Dewi Prantawati dan akhirnya berhasil mengambil hatinya.

Namun, Kurawa sudah mengetahui jika sebenarnya Bambang Sukma Ngelembara adalah Petruk  yang buruk rupa, maka terjadilah pertempuran sengit anatar Bambang Sukma dengan Kurawa, ditengah pertempuran tersebut Bambang Sukma berubah wujud mejadi Petruk lagi.

Sumber: Pinterest
Kurawa kemudian memperlihatkan wajah asli Petruk kepada Dewi Prantawati, namun bukannya pergi meninggalkan Petruk, Dewi Prantawati justru tetap mencintai Petruk, asik juga nih Dewi Prantawati, engga memandang fisik.

Badan remuk dihajar Kurawa bukan masalah, yang penting tetap bersama ayang, cerita bucin ini akhirnya berujung happy ending.

Nah sobat, hikmah yang dapat kita ambil dari kisah Petruk adalah, cinta yang tulus tidak pernah memikirkan bagaimana, dan seperti apa seseorang yang kita cintai, karena ketulusan datangnya dari hati. 

 2. Ekalaya "Mati demi doi."

Sumber: Pinterest
                Ekalaya atau lebih dikenal dengan nama Palgunadi adalah raja di Paranggelung dalam kisah Mahabarata, memiliki istri yang sangat cantik yaitu Dewi Anggraini.

Suatu hari Dewi Anggraini digoda oleh Arjuna, namun namanya juga setia ya kan, Dewi Anggraini  tidak mau dan mengadukan perbuatan Arjuna kepada suaminya, Ekalaya.

Tidak kalah so sweet nya, Palgunadi yang bucin pun tidak terima bahwa ayangnya Dewi Anggraini digoda oleh Arjuna, tidak banyak omong, tidak pikir panjang, Ekalaya langsung bertempur sengit dengan Arjuna, beradu kesaktian, demi menjaga harga dirinya.

Sangat disayangkan dalam pertempuran tersebut Ekalaya harus kalah dan gugur, meski begitu  setidaknya Ekalaya telah membuktikan cintanya kepada Dewi Anggraini kekasih tercintanya, dengan melindungi Dewi Anggraini, walau pada akhirnya kekalahan yang diterima Ekalaya.

Hikmah yang dapat kita ambil nih sobat dari kisah Ekalaya adalah, ketika seseorang yang kita sayang diganggu, digoda, atau menjadi target orang lain, yang terasa sangat menggaggu, ada baiknya kita melindungi kekasih kita dari hal-hal yang tidak diinginkan, karena cinta memberi kekuatan berkali-kali lipat melebihi minuman energy.

3.Abimanyu "Sumpah palsu untuk ayangku."

Sumber: https://twitter.com/handoko_senoo
                Abimanyu merupakan putra dari Arjuna. Ia memiliki istri bernama Siti Sundari, dengan keadaan memiliki seorang istri, Abimanyu kala itu jatuh cinta pada Dewi Utari, Putri dari Prabu Durgandana.

Karena terlanjur bucin luar biasa, Abimanyu ingin memiliki Dewi Utari, bermodalkan nekat, Abimanyu kemudian melamar Dewi Utari dan mengaku bahwa dirinya masih perjaka. Dewi Utari tidak percaya dengan pengakuan Abimanyu, lantas Abimanyu melakukan sumpah dan berkata “ Dewi Utari, saya masih perjaka. Jika tidak percaya, saya berani mati ditusuk seribu pisau.”

Percaya dengan sumpah yang dilakukan Abimanyu, Dewi Utari bersedia dinikahinya. Singkat cerita saat Dwi Utari hamil anak mereka,terjadilah perang Batarayudha, dan Abimanyu meninggal dimedan perang dengan seribu tusukan pedang, sama persis dengan isi sumpah Abimanyu yang dahulu diucapkannya saat ingin menikahi Dewi Utari.

Sobat, dari kisah Abimanyu ini kita harus mengambil hikmah yang sangat penting, yaitu jangan bersumpah dengan hal yang tidak sebenarnya, karena perkataan adalah sebuah doa.

 


 

0 Komentar